Berita

  • Let's Wear Batik
    Friday, 23 October 2009

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menggunakan batik pada tanggal 2 Oktober 2009. Karena pada tanggal tersebut UNESCO akan menetapkan batik sebagai global cultural heritage.

     

    Atas himbauan itu, Kepala Sekolah Indonesia Moskow, Bapak Basok Nasruddin pun meminta agar seluruh guru dan siswa memakai batik pada hari tersebut. “Kita harus menebarkan aura batik di negara tempat kita tinggal, agar dunia tahu bahwa batik itu milik Indonesia,” ujar Bu Fathiah, guru TK sekaligus Pendidikan Agama dan Kewarganegaraan. Beliau sangat setuju dengan keputusan Presiden SBY dan bahkan menilai perlu diterapkannya pemakaian batik seminggu sekali di SIM.

     

    Ketika anak-anak diumumkan untuk memakai batik pada hari Jumat tanggal 2 Oktober, kontan saja mereka semangat meneriakkan kata, “setujuuu….!” dengan ‘u’ yang sangat panjang. Dan tanpa dikomando, ada beberapa siswi yang terlihat bisik-bisik membahas batik apa yang mau dipakai. Status “Besok pakai batik yang mana ya…?”, terlihat di profile Facebook salah satu guru SIM pada Kamis malam. Dahsyat juga efek dari Hari Batik ini. Seru… !

     

    Jumat pagi, angin dingin mengantar anak-anak hingga pintu sekolah. Senyuman di bibir mungil Fiona Aurelia (murid kelas I SD) mengiringi pertanyaan, “Kamu pake batik ngga?” kepada Nabila Turhaya (kelas II SD). Sempat juga koridor sekolah jadi terasa sempit karena dijadikan ajang pamer batik anak-anak SD. Kegiatan menggambar batik tidak lupa diadakan untuk menunjukan rasa cinta kepada warisan budaya Indonesia. Aura SIM menjadi merah-putih seketika.

     

    Blitz camera pun sudah genit berkedip sejak pagi. Suasana sekolah bisa dikatakan menjadi narsiskabeh.com. Sebab baik guru atau murid, semuanya narsis berfoto...  J


Berita Lainnya